WHOIS adalah protokol standar internet untuk mencari informasi pendaftaran domain dan alamat IP, muncul pada tahun 1982 dan merupakan salah satu protokol tertua di internet. Melalui pencarian WHOIS, Anda dapat memperoleh 'informasi identitas pendaftaran' untuk sebuah domain atau alamat IP — siapa registrarnya, siapa pemilik/organisasinya, kapan didaftarkan, kapan kedaluwarsa, status saat ini, server DNS apa yang digunakan, IP milik organisasi dan negara mana dan banyak lagi.
**Mengapa pencarian WHOIS itu penting?** Bagi pemilik domain, lupa memperpanjang domain adalah penyebab paling umum kehilangan domain — memeriksa tanggal kedaluwarsa secara teratur dan mengatur pengingat perpanjangan adalah manajemen domain dasar. Bagi profesional keamanan, informasi atribusi WHOIS dari IP penyerang adalah data dasar untuk intelijen ancaman dan respons insiden. Bagi investor domain dan tim hukum perusahaan, informasi WHOIS adalah bukti kritis untuk keputusan pembelian domain, penyelesaian sengketa (UDRP), dan perlindungan merek.
**WHOIS vs RDAP**: WHOIS tradisional berbasis protokol teks biasa port 43 dengan format keluaran yang sangat bervariasi antar registry, membuat analisis terprogram menjadi sulit, tanpa mekanisme kontrol akses atau perlindungan privasi. RDAP (Registration Data Access Protocol) adalah penerus WHOIS yang didorong oleh ICANN, berbasis HTTP/JSON, keluaran terstruktur, dukungan internasionalisasi, kueri diferensial bawaan dan kontrol akses, secara resmi diwajibkan oleh ICANN mulai tahun 2025. Alat ini pertama-tama menggunakan RDAP, ketika tidak tersedia akan kembali ke WHOIS tradisional.
**Dampak GDPR terhadap WHOIS**: Setelah GDPR UE diterapkan pada Mei 2018, pengungkapan publik nama, alamat, telepon, email, dan informasi pribadi lainnya dari pemilik dianggap ilegal. Sekarang dalam hasil WHOIS sebagian besar domain gTLD, bidang pemilik ditampilkan sebagai REDACTED atau informasi proxy, hanya menyimpan informasi non-pribadi seperti registrar, tanggal pendaftaran, tanggal kedaluwarsa, server DNS, dan kode status. Ini normal, itu bukan kesalahan kueri.
Alat ini memulai kueri WHOIS/RDAP dari server backend (menghindari pembatasan CORS browser), dengan **ekstraksi bidang cerdas** yang kompatibel dengan perbedaan format antar registrar, secara otomatis menganalisis registrar, pemilik, bidang waktu, dan kode status, serta memberikan **peringatan kedaluwarsa berwarna** (hijau >60 hari/kuning 14-60 hari/merah <14 hari), mendukung penyalinan ringkasan satu klik dan tampilan JSON mentah lengkap. Mendukung mode pencarian domain dan IP.