Viskositas adalah cara untuk mengukur resistensi fluida terhadap aliran. Bagi para insinyur dan profesional proses, hal yang paling umum ditemui adalah viskositas dinamis, yaitu kemampuan fluida untuk menahan aliran saat terjadi geser. Ekspresi satuan SI-nya adalah Pa·s, dan mPa·s serta cP sering terlihat pada produk minyak, bahan kimia, pelapis, dan bahan eksperimen.
3 unit yang didukung di halaman ini pada dasarnya adalah serangkaian hubungan penskalaan linier: 1 Pa·s = 1000 mPa·s = 1000 cP, dan 1 cP = 1 mPa·s. Dengan kata lain, dalam banyak bahan, cP dan mPa·s hanya ditulis secara berbeda di industri dan tidak mewakili besaran fisis yang berbeda.
Kesalahan yang umum terjadi adalah banyak orang yang salah mengartikan viskositas dinamis dan viskositas kinematik. Viskositas kinematik umumnya ditulis sebagai cSt atau mm²/s, yang sama dengan viskositas dinamis dibagi densitas. Selama informasi kepadatan tidak ada, cSt tidak dapat dikonversi secara akurat ke cP atau Pa·s, sehingga halaman ini tidak menyatukan kedua jenis satuan ini menjadi satu halaman.
Viskositas juga sangat bergantung pada suhu. Misalnya, sampel minyak yang sama mungkin memiliki nilai yang sangat berbeda pada 20 °C, 40 °C, dan 100 °C. Oleh karena itu, ketika membaca spesifikasi sebenarnya, konversi satuan hanyalah langkah pertama; suhu pengujian, status sampel, dan metode pengukuran sama pentingnya.
Jika tujuan Anda hanya menyatukan Pa·s, mPa·s, dan cP dalam tabel parameter dengan kaliber yang sama, halaman ini sudah cukup; jika Anda ingin menilai lebih lanjut kemampuan pemompaan, kemampuan penyemprotan, sifat pelapisan, atau hubungannya dengan cSt, Anda perlu terus menganalisis kepadatan, suhu, dan kondisi proses secara bersamaan.